1. Semut sebagian besar
ditemukan di iklim panas.
2. Terdapat lebih dari 10.000
spesies semut di seluruh dunia.
3. Rentang hidup rata-rata
seekor semut adalah 45 sampai
60 hari.
4. Semut memiliki kaki sangat
kuat yang membantu untuk
berjalan cepat.
5. Warna semut berkisar antara
hitam, hijau, merah, coklat,
kuning, biru, atau ungu.
6. Semut mampu mengangkat
beban sekitar 20 kali berat
tubuhnya sendiri.
7. Semut dewasa tidak dapat
menelan makanan padat.
Mereka bergantung pada jus
(sari makanan) yang diperoleh
dari potongan-potongan
makanan padat.
8. Semut menggunakan antena
sebagai peraba dan pembau.
9. Ukuran semut berkisar dari 2
sampai 7 mm. Carpenter ant
merupakan pengecualian karena
dapat meregang sampai 2 cm
bahkan lebih.
10. Ada setidaknya satu ratu
dalam setiap koloni semut.
11. Semut memiliki dua perut.
Satu perut untuk menyimpan
makanan bagi dirinya sendiri
dan perut lainnya berguna untuk
menyimpan makanan yang bisa
dibagikan ke semut lain.
12. Semut memiliki otak
terbesar di antara semua
serangga. Dikatakan bahwa
kekuatan pemrosesan dalam
otak semut setara dengan
komputer Macintosh II.
13. Beberapa jenis semut dapat
tidur tujuh jam sehari.
14. Semut sebagian besar
merupakan omnivora. Artinya,
mereka merupakan pemakan
segala mulai dari serangga lain,
biji, minyak, dan remah roti.
15. Ratu semut memiliki sayap
ketika lahir. Sayap ini kemudian
tanggal saat ratu semut mulai
membangun koloni.
16. Semut hitam dan semut
kayu tidak memiliki sengat,
namun mereka mampu
menyemprotkan cairan asam
formiat.
17. Semut pemotong daun tropis
menggunakan rahang tajam
yang mereka miliki untuk
memotong daun dan
membuatnya menjadi semacam
bubur (pulp).
Pulp tersebut kemudian
digunakan sebagai media
bercocok tanam jamur yang
menjadi makanan mereka.
18. Salah satu tugas semut
pekerja adalah mengambil
sampah dari sarang dan
kemudian memasukkannya ke
dalam tempat pembuangan
sampah.
19. Ketika seekor semut pekerja
menemukan sumber makanan, ia
akan meninggalkan jejak aroma
untuk menarik semut lain agar
datang ke lokasi tersebut.
20. Semut Slave-Maker
(Polyergus Rufescens)
melakukan penyerangan ke
sarang semut lain dan mencuri
pupa mereka. Setelah menetas,
semut hasil curian tersebut
lantas dijadikan pekerja seperti
layaknya budak.
21. Sekitar 700.000 anggota
dapat ditemukan pada koloni
semut tentara (Eciton Burchelli)
yah, seperti alamatnya, satu penghubung, semoga blog ini bisa menghubungkan segala macam perbedaan menjadi satu, segala ilmu, info berita (khususnya daerah asal saya inhil), bahkan curhatan saya.. hkhkhk..
Senin, 02 Maret 2015
Fakta Unik dan Menarik tentang Semut
Minggu, 23 November 2014
Fakta-Fakta Terselubung tentang Gajah
Selama ribuan tahun, manusia telah memanfaatkan kekuatan kasar dari gajah Afrika dan Asia untuk segalanya dari perang sampai transportasi. Belalai gajah saja berisi sekitar 100.000 otot dan dapat mengangkat beban hingga seberat 270 kilogram.
Seperti yang dikutip dari versesofuniverse.blogspot.com, Saat ini hanya ada tiga spesies gajah yang hidup. Mereka adalah:
1. Gajah semak Afrika,
2. Gajah hutan Afrika dan
3. Gajah Asia (juga dikenal sebagai gajah India).
Semua spesies gajah yang lainn telah punah.
Ada pula subspesies gajah kerdil atau pygmy elephants dengan nama latin elephas maximus borneensis adalah spesies terkecil gajah, bahkan lebih kecil dari gajah Sumatra. Ukuran tubuhnya hanya sekitar 2,5 meter, seperti pada ukuran bayi gajah lainnya. Data menunjukkan bahwa DNA pada gajah kerdil adalah sama sekali berbeda dari gajah Asia dan gajah Afrika, hal ini berarti bahwa gajah kerdil merupakan subspesies baru dari gajah. Habitat tempat hidup mereka ada di kedalaman hutan Borneo, perbatasan antara Kalimantan Timur – Indonesia dengan Malaysia.
Pygmy Elephants
~ Tahukah anda bahwa di pulau jawa pun jaman dahulu ada gajah? Nama daerah SLEMAN Yogyakarta berasal dari kata “Alasing Liman” atau “hutannya gajah”
~ Gajah adalah hewan darat terbesar di dunia saat ini. Gajah terbesar yang pernah tercatat ditembak di Angola pada tahun 1956. Gajah jantan itu beratnya sekitar 11.000 kg, dengan tinggi 3,96 meter bahu, 1 meter lebih tinggi dari rata-rata gajah Afrika jantan.
~ Masa kehamilan gajah adalah 22 bulan, masa kehamilan terlama dari semua hewan darat. Pada saat lahir, bayi gajah memiliki berat sekitar 120kg dengan tinggi 90cm, dan bayi gajah adalah salah satu bayi mammalia terbesar di dunia. Gajah biasanya hidup selama 50 sampai 70 tahun, tetapi gajah tertua yang tercatat hidup selama 82 tahun. Gajah dewasa yang sehat tidak memiliki predator alami, meskipun singa dapat menerkam anak gajah atau individu yang lemah.
~ Dengan berat lebih dari 5 kg, otak gajah lebih besar daripada semua hewan darat lainnya. Oleh karena itu, gajah mempunyai ingatan yang sangat baik dan jarang melupakan perintah – perintah yang telah diajarkan. Seekor gajah mampu mengingat 25 perintah atau aba – aba dan mampu membuat alat untuk digunakan sendiri, sebagai contoh, gajah akan mematahkan tonggak kayu untuk menggaruk punggungnya.
~ Oleh karena daya ingat gajah yang sangat baik, seorang novelist terkenal Agatha Christie, membuat novel yang berjudul ”Elephants Can Remember”. Berkisah tentang seorang penulis Adriadne Oliver yang menuliskan cerita nyata mengenai pembongkaran kasus bunuh diri dua orang temannya 12 tahun yang lalu dibantu oleh detektif Belgia Hercule Poirot.
~ Berbagai macam perilaku yang terkait dengan kecerdasan telah dikaitkan dengan gajah, termasuk yang berhubungan dengan kesedihan, musik, seni, altruisme, bermain, penggunaan alat-alat, belas kasih dan kesadaran diri.
~ Gajah hidup dalam tatanan sosial yang terstruktur. Kehidupan sosial gajah jantan dan betina sangat berbeda. Betina menghabiskan seluruh hidup mereka dalam kelompok keluarga yang terkait erat terdiri dari ibu, anak perempuan, saudara perempuan, dan bibi. Kelompok-kelompok ini dipimpin oleh perempuan tertua, atau ibu pemimpin. Jantan, di sisi lain, kebanyakan tinggal dan hidup soliter.
~ Gading gajah adalah kedua gigi seri atas. Gading tumbuh terus menerus; gading seekor gajah dewasa tumbuh sekitar 18 cm per tahun. Gading digunakan untuk menggali air, garam, dan akar, menguliti pohon untuk makan kulit kayu, untuk menggali ke dalam pohon baobab agar mendapatkan pulp di dalamnya; dan untuk memindahkan pohon-pohon dan cabang-cabang yang menghalangi jalan. Selain itu, gading juga digunakan untuk menandai pohon sebagai tanda wilayah, dan kadang-kadang sebagai senjata.
~ Proboscis, atau belalai, merupakan perpaduan dari hidung dan bibir atas, memanjang dan khusus untuk menjadi organ gajah yang paling penting dan serbaguna. Gajah Afrika dilengkapi dengan dua bibir di ujung belalai, sementara Asia hanya memiliki satu. Belalai gajah cukup sensitif untuk mengambil sehelai rumput, namun cukup kuat untuk merobek cabang-cabang dari pohon.
~ Belalai juga digunakan untuk minum. Gajah menyedot air ke dalam belalai -hingga 14 liter (15 liter) sekali sedot dan kemudian meniup ke dalam mulut mereka. Gajah juga menyedot air untuk menyemprot pada tubuh mereka selama mandi. Saat berenang, belalai menjadi snorkel yang sangat baik.
~ Gajah adalah perenang yang handal. Mereka dapat berenang selama 6 jam dan menempuh jarak hingga 50 km. Mereka memiliki dua gaya berjalan: berjalan santai dan gaya berjalan cepat yang mirip dengan berlari.
~ Gajah Afrika, saat ini ditemukan di 37 negara di Afrika. Mereka dibedakan dari gajah Asia dalam beberapa cara, yang paling mencolok telinga mereka umumnya lebih besar. Juga, gajah Afrika biasanya lebih besar dari gajah Asia dengan punggung cekung. Gajah Asia, hanya jantan yang memiliki gading, sedangkan jantan dan betina dari gajah Afrika memiliki gading dan biasanya kurang berbulu dibandingkan sepupu mereka di Asia.
~ Gajah adalah herbivora dan menghabiskan sampai 16 jam sehari untuk makan tanaman. Diet mereka sangat bervariasi, bergantung pada habitat dan daerah. Makanan gajah biasanya adalah daun, kulit batang, dan buah-buahan serta semak-semak, tetapi mereka juga dapat makan rumput yang cukup besar dan herbal.
~ Menurut legenda, semua gajah di daerah tertentu, jika sudah tua, gajah akan pergi ke suatu tempat sendirian untuk menunggu malaikat maut menjemput ajalnya. Tempat itulah yang disebut dengan kuburan gajah dan konon di tempat ini tertimbun banyak sekali gading gajah yang sudah mati, jika kita berhasil menemukannya maka kita akan menjadi kaya.
Selama bertahun-tahun para petualang mencari kebenarannya, meskipun ditemukan kumpulan kerangka gajah, namun bukan berarti itu adalah kuburan gajah. Di Siberia telah ditemukan sejumlah besar gading gajah yang terkubur di dalam tumpukan salju, tetapi gading tersebut ternyata merupakan fosil milik mammoth (gajah purba) yang telah mati 10.000 tahun yang lalu. Desas – desus mengenai kuburan gajah tidak benar adanya, itu hanya merupakan legenda biasa.
Kamis, 16 Oktober 2014
Semua Fakta Unik dan Menarik Tentang Binatang
| The Peregrine Falcon |
| Ikan Salfish |
| Kumbang Badak |
| Paus Biru (Balaenoptera Musculus) |
| STout Infantfish |
60 FAKTA UNIK HEWAN
2. Jerapah dan tikus bisa bertahan hidup lebih lama tanpa air dari pada unta
3. Semut dapat mengangkat beban 50 kali tubuhnya
4. Lidah jerapah panjangnya sekitar 50 cm
5. Kalajengking bisa dibunuh dengan menyiramnya dengan cuka,mereka akan murka dan menyengat dirinya sendiri
6. Macan adalah anggota terbesar dalam keluarga kucing
7. Nama asli butterfly (kupu-kupu) adalah flutterby.
8. Lobster dapat hidup selama 100 tahun
9. Rahang kucing gak bisa bergerak kekiri dan kanan
10. Semua beruang kutub kidal
11. Kelelawar selalu belok kiri jika terbang keluar gua
12. Siput bisa tidur selama 3 tahun
13. Kucing bisa membuat lebih dari 100 bunyi vokal, anjing hanya bisa sekitar 10
14. . Gigi berang-berang tak pernah berhenti tumbuh
15. Kelelawar adalah satu-satunya mamalia yang bisa terbang
16. Tikus beranakpinak sangat cepat dan dalam waktu 18 bulan, dua
tikus dapat memiliki lebih dari 1 juta keturunan.
17. Seekor Babon bernama ‘Jackie’ menjadi prajurit resmi dalam angkatan bersenjata Afrika Selatan pada Perang Dunia I
18. Jantung ikan paus biru berdenyut 9 kali dalam semenit
19. Kupu-kupu melihat dengan 12000 mata
20. Ayam yang sudah terpenggal lehernya masih mampu lari sepanjang lapangan bola sebelum benar-benar mati.
21. Kecoak bisa hidup 9 hari tanpa kepala, dan akan mati karena kelaparan
22. Umur dari capung adalah 24 jam
23. Beruang dewasa dapat lari secepat kuda
24. Tulang kuda lebih banyak 18 buah dari tulang manusia
25. Ubur-ubur terdiri dari 95% air
26. Kulit Zebra adalah putih yang bergaris hitam
27. Kecuali manusia dan monyet, semua mamalia buta warna
28. Tikus dan kuda tidak bisa muntah
29. Kucing berkeringat melalui telapak kakinya (terutama saat mendengar gonggongan anjing)
30. Kucing tidak bisa merasakan rasa manis
31. Sapi tidak punya gigi atas
32. Buaya tidak bisa menjulurkan lidah
33. Kentut sapi termasuk penyebab utama global warming
34. Semut selalu jatuh miring ke kanan jika diberi racun serangga
35. Kucing rumah benci bau lemon dan semua yang berbau sitrus
36. Indra perasa kupu-kupu ada dikakinya
37. Mata burung unta lebig besar dari otaknya
38. 80% dari seluruh binatang di dunia adalah serangga
39. Lalat meloncat mundur saat akan terbang
40. Sekeor kucing memiliki 32 otot pada tiap telinga
41. Macan mempunyai kulit yang belang,bukan hanya bulu yang belang.
42. Kambing mempunya pupil mata segi empat
43. Hamster sangat suka makan jangkrik
44. Tanduk badak terbuat dari rambutnya yang mengeras
45. Kutu rambut sebenarnya lebih suka hidup di kulit kepala yang bersih dari pada yang kotor
46. Kulit beruang kutub sebenarnya hitam. Bulunya berwarna bening, dan tampak putih di salju.
47. Landak punya sidik jari yang mirip manusia.
48. Kuda Nil kentut lewat mulut.
49. Jika kita memelihara ikan mas dalam ruangan yang gelap, warnanya akan berubah putih.
50. Jaguar takut pada anjing
51. Koala punya dua jempol
52. Gajah hanya tidur 2 jam dalam sehari
53. Nyamuk lebih suka anak-anak daripada orang dewasa.
54. Babi tidak dapat berkeringat karena tidak punya kelenjar keringat. Mereka berlumur lumpur untuk mendinginkan kulitnya.
55. Ikan hiu kebal terhadap kanker
56. Beberapa jenis cacing pita akan memakan dirinya sendiri jika kelaparan.
57. Pinguin hanya ada di kutub selatan, dan tidak bisa menyebrangi equator.
58. Ikan mas yang bunting disebut ‘twit’.
59. Penguin adalah burung yang tidak bisa terbang tapi bisa berenang.
60. Daya ingat ikan hanya 3 detik
Kamis, 07 November 2013
Tapir Asia, Paling Unik Di Sumatera
Gajah Sumatera, Hewan Unik Khas Sumatera
Harimau Sumatera, Si Buas Penghuni Hutan Sumatera
Jumat, 25 Oktober 2013
Pesut Mahakam Mamalia Air Paling Langka
Kamis, 24 Oktober 2013
Kanguru Pohon Wondiwoi atau Dendrolagus mayri
Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus)
1. Badak afrika putih
2. Badak afrika hitam
3. Badak india
4. Badak sumatra
5. Badak jawa
Minggu, 20 Oktober 2013
Penurunan Populasi, Macan Tutul Ini Terancam Punah
Macan tutul salju (Foto: Bitrebels)
Dilansir Sci-tech-today, Minggu (9/12/2012), populasi macan tutul salju terancam, dengan hanya 2.000 ekor di dunia. Kelompok konservasi telah bertugas dengan tantangan untuk menemukan dan menangkap macan tutul salju serta memasangkan collar atau pelacak GPS pada hewan tersebut.
Collar atau kerah yang dipasangkan pada tubuh hewan tersebut akan memberikan peneliti kesempatan untuk mengumpulkan data selama 13 bulan. Instrumen tersebut digunakan untuk mempelajari perilaku macan tutul salju dalam upaya untuk melindungi spesies.
Boone Smith beserta National Geographic melakukan penelitian ketiga untuk menemukan macan tutul salju di wilayah pegunungan Afghanistan. "Kami mengetahui sedikit tentang macan tutul salju. Sehingga, semua yang kami dapatkan dari collar GPS tersebut adalah hal yang baru," ujar Smith.
Smith mengungkap, macan tutul salju merupakan hewan legendaris. "Ini merupakan 'kucing' paling sulit di dunia untuk ditangkap dan ditemukan," tambahnya.
Kabarnya, ada sekitar 100 hingga 200 macan tutul salju di wilayah Afghanistan dan 2.000 ekor macan tutul di dunia. Karena jumlahnya yang sedikit, macan tutul salju belum pernah dipelajari seperti spesies hewan lain.
Wikipedia menerangkan, macan tutul salju (Uncia uncia) adalah sejenis kucing berukuran besar. Hewan ini memiliki panjang tubuh mencapai 130 centimeter dan panjang ekor sekitar 100 centimeter.
Spesies ini mempunyai bulu tebal berwarna putih keabu-abuan dengan bintik-bintik berwarna hitam kecoklatan. Macan tutul salju tersebar di pegunungan salju Asia Tengah, mulai dari Afganistan sampai Tibet bagian timur.
Mangsa utama hewan ini terdiri dari kambing gunung, kelinci dan binatang-binatang lain yang terdapat di sekitar habitat macan tutul salju. Walaupun dilindungi di hampir semua negara, macan tutul salju diburu secara liar karena memangsa hewan ternak dan hewan ini diburu, terutama untuk diambil bulunya.
Penurunan Populasi, Macan Tutul Ini Terancam Punah
Macan tutul salju (Foto: Bitrebels)
Dilansir Sci-tech-today, Minggu (9/12/2012), populasi macan tutul salju terancam, dengan hanya 2.000 ekor di dunia. Kelompok konservasi telah bertugas dengan tantangan untuk menemukan dan menangkap macan tutul salju serta memasangkan collar atau pelacak GPS pada hewan tersebut.
Collar atau kerah yang dipasangkan pada tubuh hewan tersebut akan memberikan peneliti kesempatan untuk mengumpulkan data selama 13 bulan. Instrumen tersebut digunakan untuk mempelajari perilaku macan tutul salju dalam upaya untuk melindungi spesies.
Boone Smith beserta National Geographic melakukan penelitian ketiga untuk menemukan macan tutul salju di wilayah pegunungan Afghanistan. "Kami mengetahui sedikit tentang macan tutul salju. Sehingga, semua yang kami dapatkan dari collar GPS tersebut adalah hal yang baru," ujar Smith.
Smith mengungkap, macan tutul salju merupakan hewan legendaris. "Ini merupakan 'kucing' paling sulit di dunia untuk ditangkap dan ditemukan," tambahnya.
Kabarnya, ada sekitar 100 hingga 200 macan tutul salju di wilayah Afghanistan dan 2.000 ekor macan tutul di dunia. Karena jumlahnya yang sedikit, macan tutul salju belum pernah dipelajari seperti spesies hewan lain.
Wikipedia menerangkan, macan tutul salju (Uncia uncia) adalah sejenis kucing berukuran besar. Hewan ini memiliki panjang tubuh mencapai 130 centimeter dan panjang ekor sekitar 100 centimeter.
Spesies ini mempunyai bulu tebal berwarna putih keabu-abuan dengan bintik-bintik berwarna hitam kecoklatan. Macan tutul salju tersebar di pegunungan salju Asia Tengah, mulai dari Afganistan sampai Tibet bagian timur.
Mangsa utama hewan ini terdiri dari kambing gunung, kelinci dan binatang-binatang lain yang terdapat di sekitar habitat macan tutul salju. Walaupun dilindungi di hampir semua negara, macan tutul salju diburu secara liar karena memangsa hewan ternak dan hewan ini diburu, terutama untuk diambil bulunya.
Penurunan Populasi, Macan Tutul Ini Terancam Punah
Macan tutul salju (Foto: Bitrebels)
Dilansir Sci-tech-today, Minggu (9/12/2012), populasi macan tutul salju terancam, dengan hanya 2.000 ekor di dunia. Kelompok konservasi telah bertugas dengan tantangan untuk menemukan dan menangkap macan tutul salju serta memasangkan collar atau pelacak GPS pada hewan tersebut.
Collar atau kerah yang dipasangkan pada tubuh hewan tersebut akan memberikan peneliti kesempatan untuk mengumpulkan data selama 13 bulan. Instrumen tersebut digunakan untuk mempelajari perilaku macan tutul salju dalam upaya untuk melindungi spesies.
Boone Smith beserta National Geographic melakukan penelitian ketiga untuk menemukan macan tutul salju di wilayah pegunungan Afghanistan. "Kami mengetahui sedikit tentang macan tutul salju. Sehingga, semua yang kami dapatkan dari collar GPS tersebut adalah hal yang baru," ujar Smith.
Smith mengungkap, macan tutul salju merupakan hewan legendaris. "Ini merupakan 'kucing' paling sulit di dunia untuk ditangkap dan ditemukan," tambahnya.
Kabarnya, ada sekitar 100 hingga 200 macan tutul salju di wilayah Afghanistan dan 2.000 ekor macan tutul di dunia. Karena jumlahnya yang sedikit, macan tutul salju belum pernah dipelajari seperti spesies hewan lain.
Wikipedia menerangkan, macan tutul salju (Uncia uncia) adalah sejenis kucing berukuran besar. Hewan ini memiliki panjang tubuh mencapai 130 centimeter dan panjang ekor sekitar 100 centimeter.
Spesies ini mempunyai bulu tebal berwarna putih keabu-abuan dengan bintik-bintik berwarna hitam kecoklatan. Macan tutul salju tersebar di pegunungan salju Asia Tengah, mulai dari Afganistan sampai Tibet bagian timur.
Mangsa utama hewan ini terdiri dari kambing gunung, kelinci dan binatang-binatang lain yang terdapat di sekitar habitat macan tutul salju. Walaupun dilindungi di hampir semua negara, macan tutul salju diburu secara liar karena memangsa hewan ternak dan hewan ini diburu, terutama untuk diambil bulunya.
“BURUNG PELATUK RAJA” Burung Pelatuk Terbesar di Dunia Yang Telah Punah
Morfologi
Pada saat remaja memiliki warna buram coklat, dan di saat dewasa penampilan mereka cukup mencolok. Jantan dan betina sama-sama memiliki jambul pada kepalanya, merah pada jantan dan putih burung betina dan memiliki garis lurus dari pangkal sayang kebelakang serta sebagian sayapnya berwarna putih. Pada burung jantan memiliki bintik-bintik merah yang terdapat pada dadanya. Burung pelatuk raja memiliki ekor yang lurus dan pendek… Uraian di atas mengingatkan karakterisasi populer yang membuat spesies ini mencolok: “Woody Woodpecker” serial animasi di televisi Amerika. Namun, kita tidak melakukan apapun untuk menyelamatkan burung yang indah ini.
Kepunahan
Kepunahan mereka disebabkan oleh penebangan yang berlebihan dari habitat alami mereka, hutan pinus. Secara bertahap habitat alami mereka berkurang. Pada awalnya mereka masih bertahan di Amerika Serikat dan Meksiko (di daerah yang dibatasi oleh gurun luas Sonora, Zacatecas, Michoacán, Chihuahua, dan Durango Barat Sierra) tempat yang mewakili perlindungan terakhirnya. Faktor lain yang mempengaruhi eksploitasi mereka adalah kegiatan menjadikan mereka sebagai makanan, Souvenir bahan awetan dan perburuan liar. Diperkirakan bahwa hanya dalam 40 tahun penebangan hutan, 8000 ekor dari spesies burung pelatuk raja endemik Meksiko menghilang.
Burung pelatuk raja oleh IUCN dimasukkan sebagai Critically Endangered, dan dalam kategori ini mungkin punah. Hilangnya spesies dari burung pelatuk ini sangatlah dramatis, karena fenomena ini terjadi di akhir abad kedua puluh, ketika sudah ada kesadaran global dari gangguan lingkungan yang disebabkan oleh manusia, sehingga untuk menciptakan kawasan lindung atau suaka sudah mampu diusahakan. Namun sayang, diperkirakan bahwa lebih dari 40 tahun sembarangan menebang hutan dan perburuan liar telah memusnahkan salah satu wakil species paling indah di dunia.
Laporan terakhir dari keberadaannya berasal dari tahun 1957, di Durango. Dari sana, delapan kali dicatat oleh beberapa saksi, yang akan terlihat di daerah yang sama, terakhir kali adalah pada tahun 1994 yang mendorong ekspedisi gabungan dari BirdLife International dan CIPAMEX, dikepalai oleh Dr Martjan Lammertink., yang berlangsung selama 11 bulan di negara bagian Jalisco, Zacatecas, Durango, Sonora, Sinaloa dan Chihuahua. Berharap menemukan kembali burung ini. Tidak ada hasil yang ditemukan, sehingga satu-satunya tempat Anda dapat melihat spesies ini saat ini, adalah di museum-museum. Diketahui sekitar 400 spesimen burung pelatuk raja tersimpan di museum. Koleksi terbesar berada di Field Museum di Chicago (32) dan Museum Sejarah Alam Amerika di New York (30). Film amatir tunggal dari 1956 yang menggambarkan satu aktifitas burung pelatuk raja (mencari makan dan terbang) telah direstorasi dan dirilis oleh Cornell University .
Gambar dibawah ini adalah Pelatuk raja yang sudah di awetkan di museum
Mengingat kehancuran total dekat habitat aslinya, dan tidak adanya penampakan yang dikonfirmasi lebih dari 50 tahun, ornitolog paling percaya bahwa pelatuk raja harus punah.
Ada beberapa informasi terbaru tahun 2005 (penampakan belum dikonfirmasi )(Mendenhall, 2005).Lammertink et al. (1996), setelah secara ekstensif meninjau pasca laporan-1956, menyimpulkan bahwa spesies pelatuk raja memang bertahan ke tahun 1990-an, tetapi juga mempertimbangkan kelangsungan hidupnya sangatlah tidak mungkin, meskipun spesies ini memang hadir dalam kepadatan maksimum sebelum periode kepunahannya selama tahun 1950. Kurangnya catatan yang baik, yang tampaknya lebih didasarkan pada kurangnya penelitian dari pada kelangkaan yang sebenarnya, tampaknya telah berubah secara radikal hanya dalam satu dekade kemudian.
Icon Kepunahan (Burung Dodo)
(Sebagai rujukan peneliti untuk menggambarkan Burung Dodo)
yang kita ketahui saat ini tidaklah berasal dari kamera. Jadi, pada waktu itu harus tergantung pada lukisan dan deskripsi tertulis dari burung ini yang digambarkan oleh naturalis awal, penjelajah abad ke-17 dan pelukis Eropa. Lukisan-lukisan karya seniman Eropa yang menjadi lebih populer daripada gambar-gambar awal, burung digambarkan memiliki tinggi 3 kaki tinggi dan cukup kuat. Namun, kredibilitas lukisan-lukisan ini kini sebagian besar diragukan karena kecenderungan berlebihan dalam menggambarkan hewan dan burung yang lazim dalam seni Eropa pada abad ke-17. Sampai tahun 2007, hanya fragmen kerangka dodo yang tersedia. Namun, dengan penemuan kerangka lengkap oleh beberapa petualang di sebuah gua di Mauritius pada tahun 2007, kini sedang memperkirakan bahwa burung itu memiliki sekitar 3 meter dan beratnya suatu tempat sekitar 44 pound.
Hutan Mauritius, adalah sebuah pulau di Samudera Hindia yang merupakan habitat burung dodo. Pulau ini teriisolasi dari seluruh dunia sampai adanya manusia di awal abad ke-16. Kondisi geografis dan lingkungan dari pulau ini disediakan untuk evolusi burung ekstrim, yang diwujudkan dalam bentuk gigantisme dan flightlessness. Ini adalah kedua atribut burung yang memberinya popularitas besar di dunia biologi evolusi, karena evolusi ekstrim adalah ilustrasi terbaik tentang bagaimana kekuatan kerja alam. Burung dodo berkembang di pulau tanpa adanya predator. Mereka tidak perlu terbang untuk menghindari hewan lain dan mereka juga membuat sarang mereka di tanah. Makanan burung Dodo terdiri dari biji dan buah yang berlimpah di lantai hutan. Meskipun burung ini diyakini telah berevolusi dari merpati, tidak adanya ancaman dan kelimpahan makanan, burung dodo tumbuh besar dalam ukuran dan sayap mereka menjadi kecil.
Burung-burung dodo yang sempurna berevolusi untuk lingkungan mereka. Apa yang menyebabkan kepunahan mereka?
lagi-lagi kisah lama, yaitu aktivitas manusia. Burung dodo tidak pernah terancam di habitat alami mereka. Hal ini membuat mereka tidak takut saat mereka pertama kali melihat manusia. Mereka tidak melarikan diri dari manusia atau kucing, anjing dan babi. Hal ini membuat mereka mudah menjadi mangsa bagi binatang predator. Kerentanan mereka juga dilihat kdari fakta bahwa mereka membangun sarang di atas tanah. Diyakini bahwa skala besar berburu burung juga salah satu penyebab kepunahan tersebut, banyak pakar menolak hipotesis ini. Itu karena dalam banyak laporan dari pemukim awal dan penjelajah, daging burung telah dikatakan sulit dan tidak terlalu cocok. Tetapi yang pasti itu adalah aktivitas manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung, yang bertanggung jawab atas kepunahan burung ini.
Burung dodo dianggap sebagai burung dengan kelebihan berat badan, bodoh, dan burung yang lambat, sifat-sifat ini digunakan untuk membenarkan inferioritas evolusi yang menyebabkan mereka punah. Namun, informasi terbaru mengenai burung dodo telah mengalir dari penelitian tentang sisa-sisa kerangka burung dodo yang telah ditemukan akhir-akhir ini.
Karena kurangnya data Pada penelitian awal, burung dodo diklasifikasikan sebagai kerabat burung beo, burung pantai atau burung pemangsa. Namun, analisis molekuler DNA baru-baru ini diambil dari sebuah spesimen dodo di Museum Sejarah Alam, Oxford University Inggris, menunjukkan bahwa mereka berhubungan erat dengan merpati.
12 Hewan Yang Punah – Gambar Hewan Punah di Indonesia dan Dunia
Apakah anda mencari hewan yang punah? Berikut adalah hewan yang punah disertai dengan gambar hewan punah yang keberadaanya kini tinggalh sebuah kenangan
. Disini dibahas bagaimana hewan tersebut punah, kapan kepunahannya dan habitat asal hewan punah tersebut.
Ini adalah 12 Hewan Yang Punah tersebut :
Hewan Punah – Beruang AtlasHewan Punah – Dodo
Dodo punah di akhir abad ke 17, kepunahannya terjadi akibat aktivitas manusia dan sering dijadikan arkatipe. Dodo merupakan burung yang tidak takut pada manusia karena ketidakmampuannya untuk terbang membuatnya mudah ditangkap oleh manusia.
Hewan Punah – Elang Haast
Elang ini juga memangsa burung yang tidak bisa terbang termasuk moa, yang menjadi salah satu faktor moa dalam kepunahan. Setelah moa punah otomatis sumbermakanan berkurang oleh sebab itu salah satu penyebab burung hast punah.
Hewan Punah – Emu Tasmania
Harimau ini harimau terkecil dari tiga subspecies harimau yang ada di Indonesia, harimau ini dinyatakan punah pada tgl 27 September 1937 dan harimau yang terakhir di tembak pada tahun 1925, harimau ini punah akibat dari pemburuan dan kehilangan habitat
Hewan Punah – Harimau Jawa
Hewan Punah – Harimau Tasmania
Hewan Punah – Moa
Hewan Punah – Moa raksasa
Hewan Punah – Quagga
Hewan Punah – Sapi laut Steller
Hewan Punah – Walabi-kelinci timur
Itulah 12 artikle hewan yang punah beserta gambar hewan punah tersebut dan kini hanya tinggal kenangan :’(
