Tampilkan postingan dengan label Renungan.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan.. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 November 2014

Pelajaran tentang Hidup Sederhana yang bisa Kamu Peroleh dari Seorang Anak



“Wanting less is probably better blessing than having more.” - Mary Ellen Edmunds

Yang dikatakan Mary Ellen Edmunds lewat bukunya ‘You Can Never Get Enough of What You Don’t Need: The Quest for Contentment’ mungkin emang benar adanya. Manusia gak pernah berhenti merasa puas dengan apa yang dimilikinya, kita selalu menginginkan lebih dan lebih. Ane udah pernah mengulas manfaat serta bagaimana memulai gaya hidup minimalis di tengah tuntutan untuk memiliki gaya hidup yang konsumtif dewasa ini.

Nah, selain pelajaran hidup yang bisa diambil orang dewasa dari anak-anak yang Ane bahas sebelumnya, ternyata ada hal lain yang bisa kita pelajari dari mereka, yaitu tentang gaya hidup yang minimalis. Apa makna hidup sederhana yang bisa kita temukan dari anak-anak? Simak sama-sama yuk.




Quote:

1. Seorang teman bermain jauh lebih berharga dari segudang mainan.


Anak-anak sangat menikmati saat mereka bermain bareng teman-temannya, baik itu main kucing-kucingan, petak umpet, atau sekadar main ayunan dan jungkat-jungkit. Saat bersama teman-teman, mereka bisa main gak kenal waktu tanpa bosan. Tapi coba deh kalau mereka terpaksa main sendirian dengan mainannya, mereka pasti jadi cepat bosan.

Hikmah: Hubungan dengan orang lain jauh lebih menarik dan berharga daripada barang-barang milikmu.




Quote:

2. Pakaian itu dikenakan bukan untuk membuat orang terkesan.


Buat apa anak-anak memakai pakaian? Untuk melindungi tubuh mereka dan biar mereka gak kepanasan atau masuk angin. Anak-anak gak pernah tuh pake baju keren-keren cuma buat memikat gadis-gadis atau guru mereka. Mereka bahkan gak kepikiran buat mengikuti mode terbaru hanya untuk membuat orang lain terkesan.

Hikmah: Benda-benda yang kamu miliki seharusnya diperuntukkan sesuai fungsinya, bukan hanya sekadar untuk membuat orang terkessan.




Quote:

3. Rasa sakit paling baik disembuhkan oleh pelukan, bukan mainan baru

Kamu mungkin pernah lihat seorang anak kecil (atau mungkin ingat dirimu sendiri saat kecil) yang menangis gara-gara terjatuh. Lalu, setelah ibunya datang dan memeluknya, tangisnya mereda. Yang dia butuhkan untuk meredakan rasa sakitnya bukanlah mainan baru, tapi sebuah pelukan hangat yang memberi cinta dan rasa aman.

Hikmah: Jangan mencoba meredakan rasa sakit yang kamu alami dalam hidup menggunakan suatu benda, itu gak akan mengobati lukamu. Alih-alih, temukanlah cinta, dukungan, serta perlindungan dari orang-orang dekat.




Quote:

4. Karakter seseorang tidak ada hubungannya dengan benda yang dimilikinya


Anak-anak seusia Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar masih belum mengenal label yang mengkotak-kotakkan manusia yang satu dengan yang lain. Gak ada yang milih-milih teman cuma gara-gara berbeda etnis atau suku. Gak ada yang menilai teman dari pakaian, seberapa mewah rumah yang ditinggali, atau kendaraan yang dipake orang tuanya.

Pakaian mereka seragam, dan mereka memandang satu sama lainnya setara.

Hikmah: Nilailah seseorang bukan dari sekeren apa pakaian atau materi kepunyaannya, tapi nilailah dari hati dan karakter mereka.




Quote:

5. Terlalu banyak mainan di dalam kotak hanya akan menghalangimu mendapatkan yang lebih baik.


Saat seorang anak ulang tahun, mereka suka dihadiahi segunung mainan baru. Awalnya mereka memainkannya dengan gembira. Tapi, lama kelamaan, mainan-mainan itu dibiarkan menumpuk di sudut ruangan dan mereka pun kembali pada mainan lama yang biasa mereka mainkan sebelumnya.

Mainan baru yang kita pikir bisa membuat mereka senang ternyata menghalangi mereka bermain dengan mainan favorit mereka (yang mungkin sudah usang).

Hikmah: Kita mengira memiliki sejumlah materi akan memberikan kegembiraan yang awet bagi hidup kita, tapi seringnya mereka justru menghalangi kita memiliki sesuatau yang lebih bermakna.




Quote:

6. Semakin banyak mainan yang kita mainkan, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk membereskannya.


Anak-anak yang dididik buat membereskan mainannya sendiri pasti paham bahwa semakin banyak mainan yang mereka gunakan, semakin lama pula waktu yang diperlukan untuk membereskannya. Kalo dibalik, berarti makin sedikit waktu yang dimiliki untuk menikmati permainannya.

Hikmah: Semakin banyak materi yang kita miliki, semakin banyak tenaga dan waktu yang diperlukan untuk mengurusinya.




Quote:

7. Jalan-jalan lebih asik daripada main game seharian di rumah.


Anak-anak selalu gembira kalau diajak jalan-jalan atau menjelajah tempat baru. Kenapa? Karena video game gak bakal bisa menandingi grafis, pengalaman yang dirasakan pancaindera, atau kedekatan hubungan dengan keluarga saat jalan bareng. Menjelajah dunia memberikan pengalaman nyata yang gak bisa digantikan oleh apapun.

Hikmah: Matikan televisi, itu bukan hidupmu. Keluarlah dan jalani hidup yang sebenarnya, jangan hanya menontonnya lewat layar monitor.



Menjadi dewasa gak serta-merta membuatmu jadi manusia yang superior. Banyak hal yang masih haruss kita pelajari tentang hidup dan kesederhanaan. Dan pelajaran itu bisa datang dari mana aja jika kita cukup jeli menangkap maknanya, termasuk dari anak kecil.

Apakah kamu sudah siap menjalani kehidupan yang sederhana tapi penuh makna?
  sumber:

Jumat, 07 November 2014

Jangan Tunda Lakukan Kebaikan, Mungkin Anda Menyelamatkan Hidup Seseorang




Aku kuliah semester 3 waktu itu. Di kelasku ada seorang anak bernama Kyle. Siang itu ia membawa tumpukan buku saat pulang. Sudah 3 hari ia begitu, kupikir dia memang seorang kutu buku dan anak yang rajin belajar. 
Bahkan di akhir pekan, ia juga membawa bukunya. Kelihatan tebal-tebal dan berat. Suatu siang setelah pulang dari acara di kampus, aku melihatnya membawa buku dan ditabrak oleh anak-anak kecil yang kebetulan lewat di depan gerbang kampus. "BRAKK..!!"
Bukunya berhamburan, kacamatanya lepas dan dia tak bisa melihat dengan jelas. Ia panik mencari kacamatanya, sementara anak-anak yang menabraknya hanya pergi dan berlalu. Ia bingung antara menata bukunya dan mencari kacamata.
"Ah, dasar mereka belum diajari sopan santun," ujarku sambil membantu Kyle mengambil buku-bukunya. Aku memutuskan menghampirinya karena tak tega melihatnya panik begitu. Aku mengambil kacamatanya dan memberikan ke tangan Kyle. Ia pun menggunakannya dan menyadari bahwa aku adalah teman sekelasnya, "Oh, hai.." ujarnya.
Senyum tersungging begitu mengembang dari bibirnya. Ia nampak sangat senang melihatku, entah mengapa. Setelah itu aku membantunya membawa buku dan berjalan bersama. Ternyata tempat tinggalnya tak jauh dari tempatku, jadi kami pulang bersama.
***
2 tahun berlalu, Kyle dan aku sudah menjadi sahabat dekat dengan beberapa teman lainnya. Ternyata Kyle senang dan pintar basket. Ia juga mengajari kami banyak teori pelajaran sehingga kami bisa lulus dengan cepat seperti dirinya. 
Kyle kini menjadi pria yang benar-benar menemukan jati dirinya. Ada 4 lulusan terbaik di kampus. Salah satunya adalah Kyle. Ia diminta menyampaikan pidato di mimbar. 
Ternyata di sana, ia menyampaikan sebuah pidato yang mencengangkan tentang dirinya. Ia bercerita tentang pertemuan pertama kami. Di hari itu sebenarnya ia ingin bunuh diri. Kyle membawa semua bukunya pulang ke rumah agar ibunya tak haruis melakukannya setelah ia meninggal. 
"Untungnya, aku selamat. Seorang teman menyelamatkanku tanpa kami berdua sadari," ujarnya di panggung dengan senyum. Ia menatapku dalam-dalam, begitu juga kedua orang tuanya membalikkan punggung dan mengangguk dengan senyum penuh makna padaku. 
Aku tidak tahu bahwa ternyata apa yang kulakukan hari itu sudah menyelamatkannya. Entah apa yang terjadi kalau aku tak menghampirinya dan menyapanya hari itu. Jangan sepelekan tindakan kecil. Bisa saja apa yang kita lakukan, mengubah hidup seseorang.

Sabtu, 18 Oktober 2014

ada malaikat di jakarta

Barusan ane istirahat makan di kantor ane,kebetulan kantor ane di daerah yang lumayan 'minus' sih gan.. kalo agan-agan yang ada di Jakarta mungkin tau daerah Stasiun Kota kaya gimana.

Banyak pengemis, gelandangan dan orang-orang yang tingkat kehidupannya (maaf) dibawah kesejahteraan.

Sebelum nyari makan, ane beli rokok dulu gan biar tar abis makan ga bingung nyari rokok.. Ane nyalain satu batang..

Sambil ngerokok ane jalan buat nyari tempat yang enak buat duduk dan makan.

sampe akhirnya ane nemu sebuah tempat yang menurut ane enak dan teduh,ane celingukan soalnya semua tempat duduk uda dipake orang-orang.

Di sela-sela celingukan ane, seorang bapak tua bilang ke ane:

"Silakan pak, disini aja duduk sama saya" katanya..

ane iyain aja gan, meskipun rada panas tapi yang ada cuman disitu doang..

Ane perhatiin bapak itu gan, orangnya uda tua banget, kurus, giginya uda ompong,rambutnya uda putih semua, bawa-bawa tas besar ama kresek isinya plastik-plastik gitu..

Ane ga sempat foto gan,ga enak juga kalo ane moto2, tar dikira apaan..

Dimulailah obrolan ane ama bapak itu gan

Ane : A

Bapak: B

A: lagi nunggu apa pak?

B: nggak mas, ini cuma duduk-duduk aja abis cari sampah seharian.. capek..

A: Jalan dari jam brapa pak?

B: dari pagi mas, uda lumayan banyak dapetnya ini..

A: oohhh...

Obrolan sempat berhenti bentar gan, ane nikmatin rokok, bapaknya ngerapiin plastik2nya gitu..

Sampe pada akhirnya ane liat si Bapak pijet2in kepalanya gitu sambil hela napas panjang..

A: pusing ya pak? siang2 panas gini emang bikin pusing..

B: (ketawa kecil) iya mas.. agak pusing kepala saya..

A: bapak ngerokok? ini kalau bapak mau.. (sambil ane sodorin rokok ane yang tinggal sebatang)

B: nggak mas makasih, saya nggak ngerokok.. sayang uangnya,mending buat makan daripada beli rokok.. lagian ga bagus juga buat badan.

Dalem ati gw rada tertohok juga gan..

A: iya juga sih pak.. (nginjek rokok ane)

Abis itu gw denger suara perut gan.. *kruuuuukk* gitu..

gw spontan noleh ke arah si bapak.

A: Bapak belum makan pak?

B: (senyum) belum mas, aga nanti mungkin..

A: wah, tar tambah pusing pak?

B: iya mas, saya udah biasa kok..

ga lama, kedengeran lagi bunyi perutnya gan..

A: Bapak beneran ga mau makan pak?

B: iya mas,nanti aja...

gw uda ngerasa kalo bapak ini bukannya ga mau makan gan,tapi beliau ga punya uang buat makan..

A: bentar ya pak, saya ke warung dulu pesen makan..

B: oh.. iya mas, silakan..

ane nyamperin tukang nasi padang terdekat, ane pesen buat ane sendiri ama ane inisiatif beliin nasi ma ayam buat si bapak. Selese pesen, ane bawa tu nasi dua piring ke tempat duduk tadi, trus duduk..

Ane mau langsung ngasi tapi kok ane takut kalo bapaknya salah tangkep ato tersinggung gan, jadi ane akting dikit..

Ane pura-pura dapet telpon dari temen ane

A: (pura2 telpon) yaaah? ga jadi kesini? uda gw beliin nih... ooohh.. gitu... yauda deh gapapa..

*belaga tutup telpon*

A: wah payah nih temen saya,uda dibelikan makanan ternyata ga jadi..

B: (senyum) ya ga papa mas,dibungkus aja nanti bisa dimakan sore..

A: wah, keburu basi pak kalo nanti sore.. dimakan sekarang pasti ga abis.. gimana ya? mmmm... Bapak kan belum makan siang,ini makanan daripada sayang ga ada yang makan gimana kalo bapak aja yang makan pak? nemenin saya makan sekalian pak..

B: waduh mas, saya ga punya uang buat bayarnya..

tepat dugaan ane, dalem ati..

A: gapapa pak, makan aja.. saya bayarin dah! saya lagi ulang taun hari ini..(bo'ong)

B: wah.. beneran ga papa mas? saya malu..

A: lho? ngapain malu pak? udah bapak makan aja..

B: iya mas, selamat ulang tahun ya mas..

A: iya pak.. bapak mau mesen minum sekalian nggak? saya mau pesen..

B: nggak mas.. nggak usah..

Ane manggil tukang minuman, ane mesen 2 es teh manis..

B: lho mas? saya nggak pesen..

A: iya pak, saya beli dua.. haus banget soalnya..(ane bo'ong lagi gan)

Tanpa gw duga gan, si bapak netes aermatanya.. beliau ngucap syukur berkali kali.. beliau ngomong ke ane..

B: mas, saya makasih sudah dibelikan makanan.. saya belum makan dari kemarin sebetulnya. cuma saya malu mas, saya inginnya beli makan sama uang sendiri karena saya bukan pengemis.. saya sebetulnya lapar sekali mas, tapi saya belum dapet uang hasil nyari sampah..

Ane tertegun denger omongan beliau gan, ga sadar ane ikut ngerasa perih banget dalem ati.. nyesek banget dalem ati ane,ane secara ga sadar hampir netesin aermata.. tapi ane berlagak cool..

A: yauda, bapak makan aja nasinya.. nanti kalau kurang saya pesankan lagi ya pak? jangan malu-malu..

B: (masi nangis) iya mas.. makasih banyak ya mas.. nanti yang diatas yang bales..

A: iya pak makasi doanya..

Akhirnya ane makan berdua ama beliau,sambil cerita-cerita..

dari cerita beliau ane tau kalo beliau punya dua anak, yang atu uda meninggal karena kecelakaan. yang atunya uda pergi dari rumah ga pulang-pulang udah 3 tahun. istri beliau uda meninggal kena kanker tahun lalu. dan parahnya lagi rumahnya diambil ama orang kredit gara-gara ga bisa ngelunasin uang pinjaman buat ngobatin istrinya..

Miris banget ane dengerin cerita beliau gan, sebatang kara, ga punya rumah, anaknya durhaka, jarang makan.. malah beliau crita pernah dipalak preman waktu mulung di jakarta..

Rasanya ane beruntung banget ama kondisi ane sekarang, ane nyesel pernah ngeluh tentang kerjaan ane, tentang kondisi kosan ane, dsb.. sedangkan bapak ini dengan kondisi yang serba kekurangan masih selalu tersenyum..

rasanya sepiring nasi padang dan segelas es teh yang ane kasi ga setimpal banget ama pelajaran yang ane dapet..

tadi ane belum ambil uang, jadi ane cuma ngasi seadanya kembalian dari warung padang ke bapak itu,itupun pake eyel2an dulu ma bapaknya soalnya beliau ga mau dikasi uang. tapi akhirnya dengan sedikit maksa ane kasi uang ke beliau. ane didoain banyak banget ama bapak tadi..

Dan ada satu hal yang bikin ane tercengang waktu mau ninggalin tempat tadi..

sambil jalan ane noleh ke belakang, si bapak udah ga ada.. ane cariin bentar,ternyata si bapak ada di depan kotak amal masjid masukin duit ke dalem kotakan itu!

gw makin tersentuh ma beliau.. di tengah-tengah kesulitan yang beliau alami, beliau masi sempet amal! berbagi dengan orang lain..

Ane mewek gan.. ane ngerasa kecil banget sebagai manusia.. ane ngerasa ditunjukin sesuatu yang bener-bener hebat!

Keadaan ABG jaman sekarang

- Keadaan lagi ga banjir, malah pake
celana kayak lagi kebanjiran.

- Baju pas udah bagus-bagus dibeliin,
malah make baju adeknya yang ketat
-,-

- Status masih pelajar, tapi difacebook,
udah bertunangan bahkan udah
menikah cyin

- Pacaran kalau ga panggil-panggilan
ayah bunda, mama papa, ayank
bebebh, gak asiik katanya. Sekalian aja
almarhum almarhumah
*ga berani kan?

- Kancing baju udah bagus-bagus 5 dicopotin2, tinggal 3 alasannya 'gerah'
*banyak alasan!

- Naik motor, kalau ga nempel ga
gahol, ngengkang aja sekalian.

- Alay menumpuk, nulis sms "siapa
yang belum makan?" bisa jadi "ch4v4
i4nk bLon mq4n?"

. Orang kayak begini ga akan masuk
surga, masuknya ke curga

Ada yang kesindir?

Jangan ngamuk, sadar diri aja udah
cukup! Ada yang kurang? Atau ada yang mau menambahkan?

Eh... Eeh... Eeehh...

Jangan Pernah Meremehkan Orang Lain

Pada suatu hari, seorang anak masuk ke dalam rumah makan yang sangat terkenal dan mahal.

Dia masuk seorang diri dan memakai pakaian biasa saja, tidak seperti anak-anak lain yang memakai pakaian yang bagus.

Anak itu duduk di salah satu kursi lalu mengangkat tangannya untuk memanggil salah satu pelayan.

Seorang pelayan perempuan menghampiri anak kecil itu lalu memberikan buku menu makanan. Pelayan tersebut agak heran mengapa anak kecil itu berani masuk ke dalam rumah makan yang mahal, padahal dari penampilannya, pelayan itu tidak yakin bahwa sang anak kecil mampu membayar makanan yang ada.

“Berapa harga es krim yang diberi saus strawberry dan cokelat?” tanya sang anak kecil.

Sang pelayan menjawab, “Lima puluh ribu,”

Anak kecil itu memasukkan tangan ke dalam saku celana lalu mengambil beberapa receh dan menghitungnya. Lalu dia kembali bertanya, “Kalau es krim yang tidak diberi saus strawberry dan cokelat?”
Si pelayan mengerutkan kening,

“Dua puluh ribu,”
Sekali lagi anak kecil itu mengambil receh dari dalam saku celananya lalu menghitung. “Kalau aku pesan separuh es krim tanpa saus strawberry dan cokelat berapa?”

Kesal dengan kelakuan pembeli kecil itu, pelayan menjawab dengan ketus, “Sepuluh ribu!”
Sang anak lalu tersenyum, “Baiklah aku pesan itu saja, terima kasih!”

Pelayan itu mencatat pesanan lalu menyerahkan pada bagian dapur lalu kembali membawa es krim pesanan. Anak itu tampak gembira dan menikmati es krim yang hanya separuh dengan suka cita. Dia melahap es krim sampai habis. Kemudian sang pelayan kembali datang memberikan nota pembayaran.

“Semua sepuluh ribu bukan?” tanya anak itu lalu membayar es krim pesanannya dengan setumpuk uang receh. Wajah sang pelayan tampak masam karena harus menghitung ulang receh-receh itu. Lalu sang anak mengeluarkan selembar uang lima puluh ribu dari saku celana belakangnya, “dan ini tips untuk Anda!” ujar sang anak sambil menyerahkan selembar uang tersebut untuk si pelayan.

Ada kalanya kita tidak melihat apa yang melekat pada tubuh seseorang saja sebagai penilaian.

Bukan hal yang bagus untuk meremehkan seseorang karena melihat penilaian dari luar, Anda tidak akan pernah tahu pada beberapa waktu yang akan datang, seseorang yang Anda remehkan bisa jadi merupakan pengantar rejeki yang tak terduga.

" TUJUH KUNCI KEBAHAGIAAN "

Menurut Sayyidina Ali bin Abi Thalib Radiyallahu anhu, tujuh Kunci Kebahagiaan adalah :

1.❥ Jangan membenci siapapun, walau ada yang menyalahi hakmu..

2.❥ Jangan pernah bersedih secara berlebihan, sekalipun problem memuncak..

3.❥ Hiduplah dalam kesederhanaan sekalipun serba ada..

4.❥ Berbuatlah kebaikan sekalipun banyak musibah..

5.❥ Perbanyaklah memberi walaupun anda sedang susah..

6.❥ Tersenyumlah walaupun hatimu sedang menangis..

7.❥Jangan memutus doa untuk saudara mukmin..

❥ Ya ALLAH..
✔ Muliakanlah orang yang membaca status ini..
✔ Lapangkanlah hatinya..
✔ Perelokkanlah akhlaqnya..

✔ Bahagiakanlah keluarganya..
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan..

✔ Mudahkan segala urusannya..
✔ Kabulkan cita-citanya..

✔ Jauhkan dari segala Musibah..
✔ Jauhkan dari segala Penyakit, Fitnah, Prasangka Keji, Berkata Kasar, dan Mungkar..

Aamiin yaa Rabbal'alamiin

Pernahkah???

Pernahkah Kalian Dicintai seseorang seperti ini?

Seseorang yang mencintai kamu...
Tidak bisa memberi alasan, mengapa ia mencintaimu... Dia hanya tahu, di mata dia, kamulah satu-satunya...

Seseorang yang mencintai kamu...
Sebenarnya selalu membuatmu
marah, gila, jengkel, stress.... Tapi ia tidak pernah tahu hal bodoh apa yang sudah ia lakukan, karena semua yang ia lakukan adalah untuk kebaikanmu...

Seseorang yang mencintai kamu... Jarang memujimu... Tetapi di dalam hatinya, kamu adalah yang terbaik... Hanya itu yang ia tahu...

Seseorang yang mencintai kamu... Akan marah atau mengeluh, jika kamu tidak membalas pesannya atau teleponnya... Karena ia peduli, dan tidak ingin sesuatu terjadi padamu...

Seseorang yang mencintai kamu...
Hanya menjatuhkan air matanya di hadapanmu... Dan, ketika kamu mencoba menghapus air matanya kamu telah menyentuh hatinya... Di mana hatinya selalu berdegup, berdenyut, bergetar untukmu...

Seseorang yang mencintai kamu...
Akan mengingat setiap kata yang kamu ucapkan... Yang sengaja terucap, atau bahkan yang tidak
sengaja... Dan ia akan selalu menggunakan kata-kata itu, tepat pada waktunya...

Seseorang yang mencintai kamu...
Tidak akan memberikan janji apapun dengan mudah... Karena ia tidak mau mengingkari janjinya... Ia ingin kamu untuk mempercayainya, dan ia ingin memberikan hidup yang paling bahagia dan aman untuk selamanya...

Seseorang yang mencintai kamu... Mungkin tidak bisa mengingat kejadian atau kesempatan istimewa, seperti perayaan hari ulang tahunmu, atau yang lainnya, Tapi ia tahu bahwa setiap detik yang ia lalui adalah saat di mana ia mencintai kamu, dan tidak peduli hari apakah ini...

Pernahkan kita mencintai seperti ini?

Selasa, 08 Oktober 2013

Berapa 1+1= ?

Sebuah pertanyaan matematika
yang sangat mudah. Mungkin
semua orang sudah tahu
jawabannya. Tapi apakah seperti
itu? Apakah jawabanmu sama
seperti yang saya pikirkan?

Jawabannya tidak cukup satu.
Bukan ada dua. Tapi lebih dari itu.

1 + 1 = 2;
1 + 1 = 10;
1 + 1 = 11;
1 + 1 = 21;

Coba perhatikan hasil
penjumlahan 1 + 1 di atas. Satu
persoalan ada begitu banyak
jawabannya. Mungkin kamu
berpikir hanya satu jawaban yang
benar dan lainnya cuma akal-
akalan. Sebenarnya semua
jawabannya tidak ada yang salah.

Itu bisa di buktikan.

1 + 1 = 2. Semua orang pasti
sudah tahu. Anak TK pun sudah
banyak yang tahu. Ini cuma
penjumlahan biasa.Kalau tidak
percaya silakan pakai kalkulator.

Jadi tidak perlu diperpanjang lagi
masalahnya.

1 + 1 = 10. Ini juga penjumlahan
biasa tapi menggunakan bilangan
Biner (1 dan 0). Kalau tidak
percaya juga silakan pakai
kalkulator. Bukan kalkulator kasir
tapi kakulator lengkap dan
memakai mode bin (binari) bukan
dec (desimal).

1 + 1 = 11. Kalau ini tidak memakai
kalkulator. Kali ini jangan melihat
angka 1 sebagai sebuah bilangan
tapi sebuah simbol. Pengganti
bentuk lain. Jika dua buah simbol
digabungkan maka tidak bisa
begitu saja menggantinya dengan
simbol yang lain. Jadi jika kedua
simbolnya digabungkan maka
hasilnya adalah 11.

1 + 1 = 21. Kalau kamu percaya
sebelumnya hasilnya adalah 11
maka kamu juga harus percaya
bahwa penjumlahan kali ini
hasilnya adalah 21. Karena 11
sebagai sebuah simbol bisa juga
dikatakan dua kali 1 (21).

Mungkin kamu berpikir ini cuma
akal-akalan tapi inilah
kenyataannya. Kita selalu dikekang
oleh aturan matematika itu
sendiri. Matematika adalah ilmu
pasti. Jawabannya satu dan pasti
(akan) ada.

Itulah yang terjadi
dengan kehidupan kita sekarang
ini. Tapi di sini kita tidak sekedar
berhitung. Banyak hikmah yang
bisa kita petik dari masalah
matematika diatas.

Dari satu persoalan ada begitu
banyak jawaban yang bisa
diberikan dan semuanya tidak ada
yang salah dan bisa dibuktikan.

Artinya kita tidak boleh terlalu
fanatik dengan sebuah kebenaran.
Biarpun itu dengan segala
pembuktian yang ada dan sudah
diterima semua orang. Diajarkan
sejak kecil bahwa jawabanya harus
seperti ini.

Cobalah melihat dari sudut
pandang yang berbeda. Apa yang
kita lakukan tentunya tidak semua
orang melihatnya sama dengan apa
yang kita pikirkan dan rasakan.

Banyaklah berbuat dengan niat
yang baik. Biarpun kamu dinilai
berbeda. Karena ketulusanmu yang
terbaik untukmu. Berhenti
berkhayal. Stop dreaming Start
Action. Semua persoalan di dunia
ini sebenarnya sudah ada
jawabannya. Kita tidak akan
dibebani oleh masalah yang
memang kita tidak sanggupi.

Setiap masalah itu ada banyak
jalan keluarnya seperti banyak
jalan menuju Roma . Tentu setiap
orang berbeda jalan yang diambil.

Rabu, 25 September 2013

Raja dan Laba-Laba

Dahulu kala di negeri Skotland,
ada seorang raja bernama Bruce.
Sudah enam kali dia memimpin
pasukannya menuju medan
perang melawan sang agresor
dari England, namun selama
enam kali pertempuran itu,
pasukannya selalu babak belur
dihajar oleh musuh, hingga
terpaksa mengalami kekalahan
dan melarikan diri ke hutan.

Akhirnya, dia sendiri juga
bersembunyi di sebuah gubuk
kosong di dalam hutan belantara.
Suatu hari, hujan turun dengan
derasnya, air hujan menerobos
dari atap rumah yang bocor
mengenai muka Bruce, sehingga
dia terbangun dari tidurnya.

Sesaat dia merenungi nasibnya
yang malang karena tidak dapat
mengalahkan musuh, walaupun
dia telah mengerahkan segala
daya upaya.

Semakin dia memikirkan hal ini,
hatinya semakin pedih dan
hampir putus asa.
Pada saat itu, mata Bruce
menatap ke atas balok kayu yang
melintang diatas kepalanya,
disana ada seekor laba-laba
sedang merajut sarangnya.

Dia dengan seksama
memperhatikan gerak gerik laba-
laba tersebut, dihitungnya usaha
si laba-laba yang telah enam kali
berturut-turut berusaha sekuat
tenaga mencoba mengaitkan
salah satu ujung benang ke
balok kayu yang berada di
seberangnya, namun akhirnya
gagal juga.

“Sungguh kasihan makhluk kecil
ini.”
kata Bruce, “Seharusnya kau
menyerah saja!”

Namun, sungguh diluar dugaan
Bruce, walaupun telah enam kali
si laba-laba gagal mengaitkan
ujung benangnya, dia tidak
lantas putus asa dan berhenti
berusaha, dia coba lagi untuk
yang ke tujuh kalinya, dan kali ini
dia berhasil. Melihat ini semua,
Bruce sungguh merasa kagum
dan lupa pada nasib yang
menimpa dirinya.

Bruce akhirnya berdiri dan
menghela napas panjang, lalu
dengan lantang dia berteriak:
“Aku juga akan bertempur lagi
untuk yang ketujuh kalinya!”

Bruce akhirnya benar-benar
mendapatkan semangatnya
kembali, ia segera
mengumpulkan dan melatih lagi
sisa-sisa pasukannya, lalu
mengatur strategi dan
menggempur lagi pertahanan
musuh, dengan susah payah dan
perjuangan yang tak kenal
menyerah, akhirnya Bruce
berhasil mengusir pasukan
musuh dan merebut kembali
tanah airnya.

Pesan yang dapat kita petik
adalah, bahwa janganlah pernah
kita menyerah terhadap keadaan,
bila mana kita terus berusaha
untuk mewujudkannya, tak ada
suatu hal yang tak mungkin kita
lakukan dan dapatkan seperti
kata pepatah ‘dimana ada
kemauan, disitu ada jalan’

Selasa, 24 September 2013

Belajar dari Burung Merpati, Tulus, Sabar, Kerjasama

1. Merpati adalah burung yang tidak pernah mendua hati. Coba perhatikan, apakah ada merpati yang suka berganti pasangan ? Jawabannya adalah “TIDAK” !! Pasangannya cukup 1 seumur hidupnya.

2. Merpati adalah burung yang tahu kemana dia harus pulang. Betapapun merpati terbang jauh, dia tidak pernah tersesat untuk pulang. Pernahkah ada merpati yang pulang ke rumah lain ? Jawabannya adalah “TIDAK” !!

3. Merpati adalah burung yang romantis. Coba perhatikan ketika sang jantan bertalu-talu memberikan pujian, sementara sang betina tertunduk malu. Pernahkah kita melihat mereka saling mencaci ? Jawabannya adalah “TIDAK” !!

4. Burung merpati tahu bagaimana pentingnya bekerja sama. Coba perhatikan ketika mereka bekerja sama membuat sarang. Sang jantan dan betina saling silih berganti membawa ranting untuk sarang anak-anak mereka. Apabila sang betina mengerami, sang jantan berjaga di luar kandang. Dan apabila sang betina kelelahan, sang jantan gantian mengerami. Pernahkah kita melihat mereka saling melempar pekerjaannya ? Jawabannya adalah “TIDAK” !!

5. Merpati adalah burung yang tidak mempunyai empedu, ia tidak menyimpan “KEPAHITAN” sehingga tidak menyimpan DENDAM !!Jika seekor burung merpati bisa melakukan hal-hal di atas, mengapa manusia tidak bisa ??Hidup itu indah jika kita saling MENGERTI, BERBAGI, dan MENGHARGAI !!

Kisah Pemuda Miskin dan Gadis Kaya

Suatu hari ada Pemuda Miskinyang ingin menyatakan isi hatinya Sama sigadis. 
Gadis itu berkata,"Dengar ­ ya, gaji bulanan Kamu sama dengan
pengeluaran harianku..! Haruskah aku pacaran dengan Kamu ?
Aku tidak akan pernah mencintai Kamu.

Jadi, lupakan diriku dan pacaran dengan orang lain yang setingkat
dengan Kamu"

Tapi entah kenapa si Pemuda tidak bisa melupakannya begitu saja.
 

10 tahun kemudian, mereka bertemu disebuah pusat
perbelanjaan.
Meskipun Sudah 10 Tahun Ngga Ketemu,Ternyata Wanita Itu Masih Mengenalnya..

Wanita itu berkata,"Hei Kamu!!

Apa kabar?
Sekarang aku sudah menikah.Lho.
Apakah kamu tahu berapa gaji
suamiku ?
Rp.20 juta perbulan!
Dapatkah kamu bayangkan ?
Dia juga sangat
cerdas"

Mata Pemuda itu
berlinang air mata mendengar
kata-kata wanita itu,

Beberapa menit kemudian suami
wanita itu datang.

Sebelum wanita itu bisa
mengatakan
sesuatu,
suaminya berkata :

"Pak...?!
Saya Kaget,
melihat Anda disini.
Kenalkan Ini,istri saya."
Lalu dia berkata kepada istrinya,

"Kenal kan Bossku,
Boss ku masih lajang lho..

Dulu,Dia mencintai seorang gadis tapi
gadis itu menolaknya.
Itu sebabnya dia masih belum
menikah.Sampe Sekarang...
Sial sekali gadis itu..
Bukankah sekarang tidak
adalagi orang yang mencintai
seperti itu??.

"Wanita itu
merasa terkejut dan malu
sehingga tak berani melihat
kedalam mata si Pemuda."

Kadang orang yang kita sakiti dan
kita hina jauh akan lebih sukses
dari pada yang kita bayangkan ...
Setelah semua terjadi timbullah
sebuah penyesalan dari dirinya...

Kadang orang yang di hina akan
memakai hinaannya untuk
mengapai sebuah
kesuksesannya.

Bukan harta yang akan membuat
kita bahagia tαpï bersyukurlah
yang membuat kita bahagia !!!